Kolaborasi Mewujudkan Kebersihan Bali Yang Ramah Lingkungan

Forum Komunikaksi penggiat LH Bali mengadakan acara FGD untuk Kolaborasi Mewujudkan Kebersihan Bali Yang ramah Lingkungan dan berkelanjutan. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 18 Januari 2019 yang bertempat di Desa Kertalangu, Denpasar. Hadir sebagai pembicara dalam acara ini adalah dengan Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi Bali, Dirjen Pengelolaan sampah, dan P3E Bali dan Nusra, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementrian Perindustrian, Pelindo III, dan angkasa pura.

Kegiatan ini dihadiri oleh  Nyoman Parta dari DPR Komisi VI Provinsi bali yang menginisiasi pertemuan ini dengan kolaborasi dengan LSM pengiat lingkungan hidup di Bali (PPPLH, Trash Hero dll). Hasil dari kegiatan ini diantaranya adalah pengelolaan sampah dari sumber dengan melibatkan desa adat dan desa dinas dengan membuat awig-awig atau pararem, OPD semua harus mengelola sampah dengan tidak mengunakan plastik sekali pakai.  Membentuk bank sampah induk perkab/kota minimal satu, adanya sanksi jika tidak mengelola sampah, adanya reward untuk desa yang melakukan pengelolaan sampah dan dr pak Usok (KLHK) akan keluar surat ditujukan kepada KL yg lain, Gub, Bupati/Walikota seluruh Indonesia  untuk gerakan Eco Office

Sebagai pioner, P3E Bali dan Nusra telah menjalankan program Eco Office yang telah dicanangkan semenjak tahun 2015. Rijalluzaman, kepala P3E Bali Nusra menyampaikan bahwa dalam pengelolaan samapah terpenting adalah komitmen dalam menjalankan oleh setiak pihak yang terlibat.

Top